Selasa, 20 Mei 2014

Kesadaran dalam shalat

Kesadaran meliputi:  akal, jiwa, ruh dan raga. Untuk diingat, sufi, tao, budhi-isme dengan kesadaran jiwa, Abu sangkan, dengan kesadaran ruh-nya, taichi dan olah lainnya dengan kesadaran raganya. Belum lagi ada ilmuwan, einstein, dll. 

Setiap kesadaran demikian dasyat bila dieskplorasi satu demi satu, tidak cukup umur kita jikalau berjalan dengan kemampuan sendiri. Biarkan Allah yang mengajarkan kepada kita. Setiap gerakan sholat, sebetulnya melatih kesadaran ini satu demi satu, coba amati saja sebagai refresing, sebagai penyempurna apa yang sudah diajarkan abu sangkan. Akan nampak sekali, setiap detail dzikir di dalam sholat kita.

            -Allahuakbar,(takbir) 

Kesadaran jiwa diperluas, seluas-luasnya hingga batas sadar dan tidak, dimana kita tidak mampu lagi kesana, dimana bila diteruskan maka kita akan kehilangan kesadaran. Dibatas itu,  Maka kita ber takbir kepada dzat yang demikian besarnya, bahkan jiwa saja tidak mampu menjangkaunya.

            -Ini wajahtu……wajahiya

kita hadapkan wajah kesadaran kita satu demi satu dalam sekian detiknya….
kesadaran akal, kesadaran ruh, kesadaran jiwa, kesadaran raga

            -la illa haillah (al fatihah) 

Berdiri diam adalah posisi mengarahkan wajah kita. Posisi ini adalah posisi mengarahkan diri kepada ~ menuju kepada arah dzat yang Esa, dengan pemahaman kesadaran yang kita miliki, memohon ditunjukan jalannya para nabi.

            - subhanalloh (rukuk sebagai kesadaran jiwa),

kesadaran akal dan kesadaran jiwa sering berinteraksi, dengan kesadaran jiwa yang mampu kita pahami maka tasbih ini meluncur dengan benar

            -ina lilahi wa inailahi rojiun (bangun dari rukuk),

Saat bangun dari rukuk, segala persepsi kita kembalikan kepada Allah, melintas tanpa batas lepas total…blazz…kita akan kehilangan keseimbangan, kita akan kehilangan kesadaran sekian per detik dengan kecepatan luar biasa, mungkin terlempar, …sedikit demi sedikit kesadaran muncul kembali bersama daya yang merambat, bersama helaan nafas satu-satu..kita tertunduk..luruh..

            -lahaula wala quwata (diam tumakninah), 

Muncul kesadaran ruh..kesadaran daya yang menggerakan diri kita merambat dengan pasti, menghasilkan dingin yang tak terkata, seperti semut sedang bergerak, mulailah mengamati dengan ini, bagaimana angin, bagaimana pergerakan bumi, planet, alam semesta, diam tumakninah merasakan gerak hidup dengan kesadaran. Kita akan paham ada sebuah daya luar biasa yang menggerakkan itu semua. Maka tanpa sadar kita memujinya, “segala puji bagai Allah sepenuh langit dan bumi, dan sepenuh apa yang Dia kehendaki..”.

            -subhanalloh (sujud sebagai kesadaran akal),

            -kudrat sebagai khalifah  habluminalloh dengan kesadaran utuh, (diduduk diantara dua sujud),

Dengan kesadaran bahwa kita adalah hanya kudrat Allah semata, menyatukan semua kesadaran dalam diri kita sebagai manusia, sang khalifah yang memiliki banyak kelemahan maka tanpa sadar kita berdoa…robifirli….kita siapkan diri kita untuk mewakiliNYA. Inilah wilayah HAMBLUMINANNAS

            - Wilayah HAMBA dan SANG KHALIK.

Tahiyat sebagai hambluminalloh, kepada teladan para nabi maka kita memuji ke teladanan mereka. Mengarahkan kesadaran kita kepada teladan ini. Maka kita mohon kepada Allah jalan ini. Sebagai wujud ketidak berdayaan kita untuk melaluinya sendiri. maka kesadaran kita meluncur kepada kesadaran para nabi ini.
Bila kita perhatikan kesadaran akal, mendapat porsi dua kali untuk disucikanNYA, dalam tiap rokaat sholat.


Maka methode Ihsan, methode Islam adalah menyempurnakan apa-apa yang sudah ada, menyempurnakan kitab terdahulu, menyempurnakan ajaran-ajaran para nabi yang sudah pernah ada, di seantero muka bumi ini.

 Dengan membaca semua itu kita menjadi paham bahwa kita hanyalah manusia, yang benar dari Allah datangnya, sulit saya meramu ke dalam tulisan jadi mohon maklum, saya yang hanya dititipi muntah-muntah beberapa kali. Maka saya tulis saja cepat-cepat. Biar langsung di transfer saja, kalau ada yang kurang jelas mohon maklum, eksplorasi saja sendiri, dari hasilnya nanti mungkin ada petunjuk lagi.
wasalam

Tidak ada komentar: